Tuesday, July 3, 2012

Howard Menuju Brooklyn Nets?

Dwight Howard. (Foto: Reuters)
Dwight Howard. (Foto: Reuters)

BROOKLYN – Center tangguh Dwight Howard menyatakan tidak akan memperkuat Orlando Magic musim depan. Howard menyatakan hanya ada satu tim di dalam benaknya.
 
“Hanya ada satu tim di dalam pikiran saya. Jika saya tidak ditukar ke tim itu, saya akan terus bermain dan pergi dengan bebas transfer setelah itu,” ungkap Howard, seperti dilaporkan ESPN, Selasa (3/7/2012).
 
Howard memang tidak memberikan spesifik secara jelas mengenai timnya. Namun, manajer umum Magic Rob Hennigan mengatakan, Howard ingin ditrade ke Brooklyn Nets (dulu namanya New Jersey Nets).
 
Hennigan mengatakan, Senin kemarin Howard sudah mengatakan satu tim yang bisa menjadi masa depannya. Kendati demikian, Hennigan tidak akan berkomitmen dengan permintaan itu dan akan terus berkomunikasi dengan sang pemain.
 
“Saya mengatakan kepada Howard, saya tidak tahu. Saya akan memikirkan apa yang anda katakan kepada saya. Saya membutuhkan waktu untuk memproses semuanya. Dan kami ingin memikirkan apa yang terbaik untuk tim kami,” jelas Hennigan.
 
Namun, Hennigan menegaskan setelah permintaan Howard itu, dia akan membahasnya dengan center Magic itu secara pribadi. “Itu rencana saya dengan Howard dan semua pemain yang ada di tim,” lanjutnya.
 
“Saya akan menyerahkan semuanya kepada Howard, untuk memberikan secara detil apa yang kami bicarakan. Tapi, untuk menghormati kepercayaan dan kerasaan yang sudah saya bangun, saya tidak akan membahas lebih lanjut apa yang kami bicarakan,” tandasnya.
(hmr)

Monday, July 2, 2012

Petenis Kroasia Siap Jegal Murray

Marin Cilic (foto: Getty Images)
Marin Cilic (foto: Getty Images)

WIMBLEDON - Jelang pertandingan babak keempat Wimbledon 2012, petenis Kroasia Marin Cilic siap menghadang unggulan keempat Andy Murray. Cilic berharap bisa lolos ke babak perempatfinal di turnamen bergengsi ini.
 
Menghadapi Murray, Cilic memang tidak diunggulkan. Namun dia siap menyingkirkan petenis unggulan keempat itu. Meski sempat mendapatkan perlakuan berupa cemoohan terhadapnya di kala pertandingan berlangsung.
 
“Saya pergi ke pertandingan ini dengan berpikir positif, jika saya lakukan dengan benar, jika saya lakukan dengan rencana pada pertandingan ini. Saya bisa pergi untuk itu,” ungkap Cilic, seperti disitat Reuters, Senin (2/7/2012).
 
Selain itu dia juga menyayangkan mengapa calon lawannya, David Nalbandian gagal lebih dulu. Nalbandian harus mundur akibat melakukan tindakan yang tidak sportif terhadap hakim garis.
 
Tapi dia mengaku tidak akan habis tantangan, pasalnya Murray juga merupakan lawan tangguh yang bakal dihadapinya nanti.
 
“Mendapatkan cemoohan meruapak momen yang sulit. Tapi saya ingin dari sini tahu bahwa saya bermain sangat bagus pekan ini. Memainkan lima pertandingan merupakan hal yang sangat penting. Saya siap melakukan apapun untuk pertandingan Senin (Murray),” tekadnya.
(fir)

Sirkuit Silverstone Masih Menyihir Vettel

Sebastian Vettel. (Foto: Reuters)
Sebastian Vettel. (Foto: Reuters)

MILTON KEYNES – Sebastian Vettel sudah tidak sabar ingin mengaspal di Grand Prix Inggris. Meski telah melakukan sejumlah perubahan, tapi Vettel mengaku Sirkuit Silverstone tidak kehilangan sentuhan sihirnya.
 
Balapan Formula One (F1) musim 2012, akan menjadi yang ketiga buat tampilan baru Sirkuit Silverstone. Perlu diketahui sejak berhasil memenangi balapan di Silverstone pada musim 2009, Vettel tidak pernah meraih kemenangan.
 
Kini, pembalap Red Bull ini mencoba untuk bangkit setelah tidak finis pada balapan di Valencia. Vettel mengaku sangat terkesan dengan tampilan Sirkuit Silverstone dan menjadi salah satu favoritnya.
 
“Meski lintasan ini sudah dirubah pada musim 2010, sentuhan sihirnya sama sekali tidak hilang. Buat saya, lintasan ini merupakan salah satu yang terbaik dan cukup menarik,” ungkap Vettel, mengenai Sirkuit Silverstone.
 
“Atmosfirnya sangat hebat, fans Inggris penuh antusias mendukung pembalap mereka. Tapi, pada saat yang bersamaan mereka objektif dan cukup adil menilai performa bukan pembalap local. Terpenting, mereka sangat ahli mengenai F1,” sambungnya.
 
“Lintasan itu memang dibuat untuk pembalap dan menyiapkan berbagai hal, termasuk cuaca yang tidak bisa diprediksi pada bulan Juli ini,” tandas pembalap asal Jerman itu, diberitakan Autosport, Selasa (3/7/2012).
(hmr)

Wild Card ini Pamer Golden Set

Yaroslava Vyacheslavovna Shvedova (Foto: Getty)
Yaroslava Vyacheslavovna Shvedova (Foto: Getty)

LONDON – Sempurna, benar-benar kesempurnaan 24 poin yang mampu disapu bersih Yaroslava Shvedova di set pertamanya pada babak ketiga kontra Sara Errani. Shvedova menghadirkan lagi golden-set yang sudah 44 tahun tak mampu dipamerkan petenis wanita manapun.
 
Selain itu, petenis asal Kazhakstan itu juga memecahkan rekornya sendiri. Terakhir Shvedova mencetak 23 poin berturut-turut di tahun 2006 melawan Amy Frazier di Memphis Open. Kini,
 
Shvedova merebut 24 poin yang tersedia dari Errani dalam durasi waktu hanya 15 menit. Skor 6-0 pun terpampang di set pertama. Meski Errani yang merupakan unggulan ke-10 sempat melawan, tapi Shvedova yang sebenarnya hanya tampil berbekal tiket Wild Card, mampu menuntaskan perlawanan Errani, 6-0 dan 6-4.
 
“Saya tak tahu akan berita itu. Saya hanya memainkan setiap poin dan setiap game,” ujar Shvedova yang tak menduga sama sekali akan raihan rekornya itu.
 
Sementara, Errani memilih berbesar hati dan mengakui bahwa Shvedova bukan lawan sembarangan meski hanya bermain di Wimbledon sebagai petenis wild card. Errani masih syok dan tak percaya bahwa dia bisa memainkan satu set tanpa kebagian sebiji poin pun.
 
“Kelihatannya, (rekor Shvedova) adalah berita terbesar hari ini: Saya kalah dalam sebuah set tanpa memenangkan satu pun poin. Sungguh tak dapat dipercaya,” tandas petenis asal Italia tersebut.
(raw)

Vettel Berharap Webber Bertahan di Red Bull

Sebastian Vettel (foto: Getty Images)
Sebastian Vettel (foto: Getty Images)

MILTON KEYNES - Pembalap Red Bull Sebastian Vettel mengatakan, dia merasa senang jika rekan setimnya Mark Webber tetap berada di Red Bull pada musim depan. Meski sempat ada yang mengabarkan, Vettel dengan pembalap Australia itu memiliki hubungan yang kurang harmonis.
 
Webber belum menentukan masa depannya pada bursa transfer pembalap untuk musim 2013 nanti. Padahal, kontrak mantan driver Jaguar ini akan kedaluarsa di Red Bull pada akhir musim nanti.
 
“Saya bisa mengerti orang berpikir bahwa ada masalah antara saya dan Mark (Webber). Ya, mungkin kami bukan teman baik, tapi saya tidak ada masalah dengan dia, begitupun sebaliknya,” ungkap Vettel seperti disitat Yahoo Sports, Senin (2/7/2012).
 
“Kami bekerja sama dengan baik dan kami mencoba untuk saling sejajar dalam tim dengan arah yang sama. Kami memliki kemiripan pandangan untuk mobil,” sambung pembalap berpasport Jerman ini.
 
Menurut Vettel, memiliki pandangan yang sama bisa menjadikan alat pembantu untuk membuat Red Bull solid. Dan sejauh ini, Vettel menganggap hal itu sudah dilakukan mereka.
 
Sepanjang musim ini Vettel masih tertinggal dengan rekannya setimnya itu. Saat ini juara dunia 2010 dan 2011 ini menempati posisi keempat. Sementara Webber menduduki posisi runner up pada klasemen sementara pembalap, dari delapan race yang telah dijalani.
(fir)

Sunday, July 1, 2012

Stoner: Bukan Begini Ingin Saya Kalahkan Lorenzo

Casey Stoner (depan) melesat kencang, berlatar belakang insiden Alvaro Bautista yang melibatkan Jorge Lorenzo (Foto: Reuters)
Casey Stoner (depan) melesat kencang, berlatar belakang insiden Alvaro Bautista yang melibatkan Jorge Lorenzo (Foto: Reuters)

ASSEN – Secara terang-terangan mungkin Casey Stoner tak pernah mengungkap rivalitasnya dengan Jorge Lorenzo, tapi secara tersirat cukup jelas. Stoner meraih pucuk podium Assen, kemarin malam sementara Lorenzo tak sebiji pun mampu menambah poin.
 
Stoner mengaku menyesali dan prihatin akan insiden kecelakaan yang membelit Lorenzo setelah dihantam motor Álvaro Bautista yang kehilangan kendali. Akibatnya, Lorenzo gagal menyelesaikan lomba dan Stoner melesat tanpa ada yang mampu mengejar.
 
Sedianya, bukan dengan cara seperti ini yang diinginkan Stoner untuk mengalahkan Lorenzo. Sebagai rider sportif, Stoner selalu mendambakan pertarungan bersih antara dirinya dan juara bertahan MotoGP dua tahun lalu itu.
 
Tapi mau bagaimana lagi, sang juara bertahan hanya bisa mensyukuri 25 poin yang ditabalkannya dan kini poin Stoner dan Lorenzo sudah setara, sama-sama 140 poin di klasemen MotoGP.
 
“Saya prihatin terhadap Jorge, tak ada yang ingin mencuri poin dari seorang kompetitor dengan cara seperti ini. Tapi seperti yang kita lihat, satu seri bisa mengubah segalanya,” ucap Stoner, sebagaimana dinukil Sportal, Minggu (1/7/2012).
 
The Kurri Kurri Boy tampil luar biasa meski pada Jumat lalu (sesi latihan ketiga), Stoner sempat terjerungkup dan nyaris cedera berat akibat upayanya menyalip rekannya sendiri, Dani Pedrosa berakhir di permukaan aspal. Tapi cedera ringannya tak terlalu menggangu saat lomba meski diakui Stoner belum pulih benar.
 
“Sepertinya kami sudah tampil baik. Pekan ini sungguh berat, cedera saya lumayan masih terasa. Kaki kanan saya belum bisa maksimal tapi bahu dan semua anggota badan saya sudah terasa lebih baik dan bisa membawa saya terus melesat di keseluruhan trek saat lomba,” pungkas ayah satu anak tersebut.
(raw)

Juarai Grup, Indonesia Hadapi Jepang di Perempatfinal

Daeva Oktaviani/Rosyita Eka Putri Sari (Foto: PBSI)
Daeva Oktaviani/Rosyita Eka Putri Sari (Foto: PBSI)

GIMCHEON – Langkah para pendekar Garuda junior, terbilang mulus di Asia Junior Championship. Berbekal kemenangan 4-1 atas Taiwan, Melati Daeva cs melenggang ke perempatfinal sebagai Juara Grup B.
 
Sebelumnya, Indonesia yang seharusnya menghadapi Mongolia partai pertama Grup, mendapat kemenangan walk out (WO). Barulah di partai kedua melawan Taiwan, Indonesia turun lapangan dan menang mutlak.
 
Dari lima partai beregu, Indonesia hanya kehilangan poin di tungga putra. Arif Gifar Ramadhan keok dari Wang Tzu Wei, 19-21 dan 17-21. Tapi sisanya, baik di tunggal putri, ganda putri, ganda putra dan ganda campuran, Indonesia sukses melahap kemenangan.
 
Lolosnya Indonesia ditutup partai ganda putri Melati Daeva Oktaviani/Rosyita Eka Putri Sari dari pasangan Taiwan, Chen Sih Yu/Chen Ting Yi dengan kemenangan 21-10 dan 21-19.
 
Next, Jepang sudah menanti di babak delapan besar. Jepang keluar sebagai runner-up Grup D setelah di pertandingan pamungkas Grup, dicukur China, 1-4. Manajer tim, Yacob Rusdianto mengaku akan mempersiapkan skuad sebaik mungkin. Pasalnya, laga ketat diprediksi akan terjadi bermodal faktor sistem gugur di perempatfinal.
 
“Saya rasa pertandingan akan berlangsung ketat, kalah atau menang kemungkinan akan berakhir dengan skor 3-2 dan sebaliknya. Indonesia dan Jepang memiliki peluang yang sama kuat, namun kita harus tetap optimis bisa mengalahkan Jepang” kata Yacob Rusdianto, Manajer Tim Indonesia, seperti disitat situs resmi PBSI, Minggu (1/7/2012).
 
Berikut Susunan Perempatfinal Indonesia vs Jepang:
Ganda Putra:
Arya Maulana Aldiartama/Edi Subaktiar vs Takuto Inoue/Yuki Kaneko
 
Tunggal Putri:
Hanna Ramadini vs Nozomi Okuhara
 
Tunggal Putra:
Shesar Hiren Rhustavito vs Kento Momota
 
Ganda Putri:
Anggia Shitta Awanda/Shela Devi Aulia vs Chisato Hoshi/Ayako Sakuramoto
 
Ganda Campuran:
Alfian Eko Prasetya/Melati Daeva Oktavianti vs Akira Koga/Akane Watanabe.
(raw)