Sunday, September 30, 2012

Tontowi/Natsir Sabet Medali Emas

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (Foto: Daylife)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (Foto: Daylife)

PALEMBANG  - Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses meraih medali emas di ajang Indonesian Open Grand Prix Gold 2012, Minggu (30/9/2012). Keduanya mengalahkan Muhammad Rijal/Debby Susanto lewat skor 21-19 21-14.

Laga yang berlangsung di GOR Palembang tersebut Tontowi/Natsir cukup membuat lawannya yang adalah partner masing-masing pada pekan lalu ,Rijal/Debby. Sejak set pertama dimulai Tontowi/Natsir langsung unggul 7-3 dan diakhiri dengan 21-19.

Memasuki set kedua, Tontowi/Natsir kembali tak tertandingi dan berhasil menuntaskan laga hanya dalam waktu 34 menit saja dengan skor akhir 21-14. Kemenangan ini adalah yang kedua kalinya bagi Tontowi/Natsir pada ajang ini, setelah sebelumnya di tahun 2010.

Sedangkan pada 2011, Tontowi/Natsir harus kalah dari Nova Widianto/Vita Marissa. Ajang Indonesian Open Grand Prix Gold juga menjadi gelar pertama bagi pasangan Tontowi/Natsir setelah ajang Olimpiade London 2012 pada Agustus lalu.
(min)

Saturday, September 29, 2012

Firdasari Gagal ke Final

Adrianti Firdasari. (Foto: Okezone)
Adrianti Firdasari. (Foto: Okezone)

PALEMBANG – Tunggal putri Adrianti Firdasari gagal ke partai puncak Indonesia Open Grand Prix Gold 2012. Firdasari ditumbangkan pemain muda Yeni Asmarani 21-15 24-22.
 
Bertanding di GOR Palembang, Sabtu (29/9/2012) siang WIB, Firdasari gagal menampilkan permainan terbaiknya. Pada game pertama, Firdasari yang menempati unggulan ketujuh seperti tidak berdaya menghadapi Yeni.
 
Pemain kelahiran Bandung, 1992 itu tampil cukup taktis untuk menghadapi Firdasari yang lebih berpengalaman. Hasilnya, Yeni berhasil meraih kemenangan pada game pertama dengan skor 21-15.
 
Firdasari mencoba untuk bangkit pada game kedua. Namun, permainan konsisten kembali diperlihatkan Yeni. Meski mendapatkan tekanan dari Firdasari, namun pemain yang hobi makan coklat ini masih mampu mempertahankan keunggulan.
 
Setelah melewati pertarungan selama 32 menit, akhirnya Yeni berhasil memastikan satu tiket ke partai puncak lewat kemenangan 24-22. Sayang, partai final tunggal putri gagal mempertemukan All-Indonesian Final.
 
Semifinal kedua, Lindaweni Fanetri dipastikan gagal melangkah ke partai puncak. Tunggal putri Merah Putih tersebut dibungkam pemain unggulan kedua Li Han. Fanetri tumbang dua game langsung 22-20 21-18.
 
Pada pertandingan lainnya, ganda campuran Muhammad Rijal/Debby Susanto berhasil melanglah ke partai final. Rijal/Debby lolos setelah menumbangkan Sa Rang Kim/Eom Hye Won 21-12 21-12.
(hmr)

Thursday, September 27, 2012

Enam Pembalap Punya Peluang Juara

Sebastian Vettel (Foto: Daylife)
Sebastian Vettel (Foto: Daylife)

MILTON KEYNES – Principal team Red Bull, Christian Horner percaya bahwa sebanyak enam driver masih memiliki kesempatan untuk memenangkan kejuaraan dunia Formula One musim ini.
 
Dengan masih terbukanya peluang pembalap-pembalap lain untuk menjadi juara, Horner berharap Red Bull bisa melanjutkan catatan gemilangnya di Grand Prix Singapura pada sisa balapan musim ini.
 
"Pada tahun 2010, Seb (Vettel) tertinggal 25 poin dengan musim yang menyisakan dua balapan. Hal ini menunjukkan bahwa segala sesuatunya masih mungkin untuk enam pembalap bersaing menjadi juara,” ujar Horner, seperti dilansir Autosport, Kamis (27/9/2012).
 
"Kami memiliki nasib buruk pada kesempatan tahun ini, meski kami memiliki race yang kuat. Kami akan terus bekerja untuk mengembangkan mobil di setiap balapan tersisa,” terangnya.
 
Horner menambahkan, dirinya ingin Red Bull terus berupaya mendapatkan poin sebanyak-banyaknya di sisa balapan sambil berharap Fernando Alonso kehilangan poin.
 
"Kami akan terus mendorong penampilan, tapi kami harus tetap mengambil poin dari Fernando (Alonso) dan itu berarti mobil kami harus selalu finis di depan dia,” tutupnya.
 
(win)

Wednesday, September 26, 2012

Sony Mulus, Febe Tersingkir

Sony Dwi Kuncoro, ditempatkan sebagai unggulan kelima/Djarum
Sony Dwi Kuncoro, ditempatkan sebagai unggulan kelima/Djarum

PALEMBANG – Langkah Sony Dwi Kuncoro di Indonesia GP Gold 2012 masih mulus setelah tanpa kesulitan berhasil maju ke babak ketiga. Namun sayang, Maria Febe Kusumastuti mesti tersingkir.

Kejutan besar terjadi saat unggulan pertama putri asal Liu Xin secara tak terduga disingkirkan pebulutangkis Indonesia Ningrum Tike Arieda melalui pertarungan tiga set 13-21 21 -15 13 21 dalam waktu 51 menit.

Sony sukses mengalahkan Wibowo Setyaldi Putra dua set langsung 21-16 21-13. Sementara itu, Maria Febe yang ditempatkan sebagai unggulan kelima ini disingkirkan pemain China Deng Xuan 16-21 14-21 dalam waktu 33 menit.

Sony hanya butuh waktu 30 menit untuk menghentikan perlawanan rekan senegaranya tersebut. Selain Sony, pebulutangkis Tanah Air lainnya juga berhasil mencatat kemenangan pada hari kedua penyelenggaraan Indonesia GP Gold 2012 ini.

Dionysius Hayom Rumbaka yang ditempatkan sebagai unggulan keempat menang tipis 21-19 22-20 atas tunggal putra Jepang Shio Zeniya dalam 40 menit. Pasangan ganda putri Pia Zebadiah/Rizki Amelia juga melaju mulus ke babak kedua usai menundukkan pasangan Korea 21-17 21-13 cuma dalam 29 menit.

Begitu pula dengan pasangan ganda putra anyar berbeda generasi Markis Kido/Tri Kusharjanto yang menang atas ganda Malaysia 25-23 21-12 juga dalam waktu 29 menit. Kido/Trikus pun melaju ke babak kedua.

Di bagian putri, Ardiyanti Firdasari sukses mengalahkan tunggal putri Jepang Shizuka Uchida dengan straight set 21-17 21-13. Firdasari hanya butuh waktu 33 menit untuk mengalahkan lawannya itu dan berhak maju ke babak kedua.

Berikut hasil pertandingan lainnya hingga pukul 14.00 WIB ini:
Tunggal Putra
Iskandar Zainuddin (Mal) (14) – Siswanto (Ina) 21-13 21-19
Mohamad Abdul Latif (Mal) (7) – Arif Ramadhan (Ina) 21-19 21-19
Guo Kai (Chi) – Firdaus Gustaf (Ina) 21-9 14-21 21-6
Zulfadli Zulkifli (Mal) – Febriyan Irvannaldy (Ina) 21-6 21-8

Tunggal Putri
Aprilia Yuswandari (Ina) (6) – Jiayuan Chen (Chi) 21-19 21-19
Suwarno Renna (Ina) – Ganis Nur Rahmadani (Ina) 21-18 20-22 26-24
Lindaweni Fanetri (Ina) – Sonia Cheah (Mal) 21-10 21-11
Sayaka Takahashi (Jap) – Milicent Wiranto (Ina) 21-17 21-10
Aiying Wing (Sin) (3) – Maziyyah Nadhir (Ina) 21-15 21-19
Rusydina Riodingin (Ina) – Li Lian Yang (Mal) 21-13 21-19

Ganda Putra
Praveen Jordan/Didit Juang (Ina) – Kang Ji Wook /Lee Sang Joon (Kor) 22-20 21-10
Andrei Adistia/Cristopher Rusdianto (Ina) – Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jap) 13-21 21-19 21-19
Ricky Suwardi/Muhammad Ulinnuha (Ina) (7) – Kah Ming Chooi/Yao Han Ow (Mal) 21-16 21-18
Yonathan Dasuki/Hendra Gunawan (Ina) – Takatoshi Kurose/Kosuke Yasumura (Jap) 21-13 21-17

Ganda Putri
Anneke Augustin/Nitya Maheswari (Ina) (3) – Shevon Lai/Yin Loo Lim (Mal) 21-16 21-15
Imawan Ristiyani/Nuraidah Rosalia (Ina) – Aprilsasi Variella/Lita Nurlita (Ina) 21-14 18-21 22-20
Khairunnisa Muthiah/Geovani Dea (Ina) – Adriana Lana/Sekartaji Putri (Ina) 23-21 13-21 21-13
Qingchen Chen/Dongping Huang (Chi) – Melati Oktaviani/Rosyita Sari (Ina) 21-11 21-16

Ganda Campuran
Putra Rhoma/Aris Budiharti (Ina) – Hariyanto Bagus/Geovani Dea (Ina) 21-10 21-15
Hafiz Faisal/Dian Fitriani (Ina) – Ismail Hidayat/Adriani Ratnasari (Ina) 21-13 21-12
Wijaya Rendra/Devi Tika Permatasari (Ina) – Kim Ki Jung/Jang Ye Na (Kor) 21-16 21-17
Edi Subaktiar/Melati Oktaviani (Ina) – Riyo Arief/Aan Cahyani (Ina) 21-9 21-14
Riky Widianto/Puspita Dili (Ina) (7) – Mohd Tazari/Keshya Hanadia (Mal/Ina) 21-16 21-14
Kim Sa Rang/Eom Hye Won (Kor) (8) – Mochamad Nugraha/Wulan Sri (Ina) 21-17 21-18
Lukhi Nugroho/Anisa Sufika (Ina) – Tan Wee Kiong/Vivian Hoo (Mal) 21-15 21-23 21-14
Danny Chrisnanta – Yu Yan Neo (Sin) (3) – Tri Kusharjanto/Vita Marissa (Ina) 21-16 21-19
(auz)

Balapan Terakhir Rea di MotoGP

Jonathan Rea, bertekad memberikan yang terbaik di balapan terakhirnya di MotoGP/Getty Images
Jonathan Rea, bertekad memberikan yang terbaik di balapan terakhirnya di MotoGP/Getty Images

ARAGON – Balapan di Aragon akhir pekan ini bisa jadi balapan terakhir Jonathan Rea di arena MotoGP, setidaknya hingga 2014 mendatang. Ini lantaran Casey Stoner diperkirakan sudah fit di MotoGP Jepang pada 14 Oktober nanti.
 
MotoGP Jepang merupakan balapan berikutnya setelah Aragon. Kondisi Stoner pun kini sudah semakin baik.
 
Pada akhir pekan ini, Rea berharap bisa finis lebih baik daripada posisi kedelapan pada MotoGP San Marino di Sirkuit Misano lalu. Ambisi tersebut bukan tanpa alasan karena Rea sudah pernah melakukan tes selama dua hari di Aragon beberapa pekan lalu.
 
“Kini saya menuju balapan kelima berturut-turut, baik di SBK dan MotoGP tapi saya masih tetap antusias jelang balapan berikutnya,” kata Rea yang finis di posisi 6 & 2 di WSBK seri Portimao pada Minggu kemarin.
 
“Saya pernah mengetes RC213V di Aragon beberapa pekan lalu sehingga saya lebih percaya diri dibanding ketika di Misano. Semoga saya bisa mengulangi performa saya saat tes mengingat saya merasa begitu terikat dengan motor ini,” ujar Rea.
 
“Aragon memiliki lintasan lurus yang panjang dan sesuai dengan kekuatan yang dimiliki Honda. Saya tidak sabar bekerja dengan Repsol Honda lagi dan menambah pengalaman yang telah saya dapatkan sejauh ini,” tutur Rea.
 
Selain itu, beberapa waktu lalu, Honda sudah menegaskan Rea akan kembali ke World Superbike musim depan. Sebelumnya, Rea dirumorkan akan bergabung dengan tim satelit Honda, Gresini Honda pada musim depan.
(auz)

Tuesday, September 25, 2012

Sharapova Lolos dari Lubang Jarum

Maria Sharapova. (Foto: Reuters)
Maria Sharapova. (Foto: Reuters)

TOKYO – Maria Sharapova berhasil lolos dari lubang jarum. Menghadapi pemain kualifikasi Heather Watson, Sharapova dipaksa bekerja keras dengan meraih kemenangan 6-7 6-3 6-4 di ajang WTA Tokyo.
 
Dalam pertandingan yang berlangsung di Tokyo, Sharapova mendapatkan kesempatan untuk menyudahi perlawanan Watson pada game awal. Namun, kesalahan yang dibuatnya justru menguntungkan sang lawan yang memaksa Sharapova bermain hingga babak tie break.
 
Pada babak tiebreak set pertama, Sharapova membuat dua kesalahan beruntun yang membuat Watson menang dengan skor 7-6 (9-7). Beruntung, Sharapova mampu bangkit pada game kedua dan menang dengan skor 6-3.
 
Watson mencoba untuk memberikan perlawanan. Namun, pukulan forehandnya yang tidak masuk memberikan keunggulan 4-3 buat Sharapova. Akhirnya, lewat pertarungan selama tiga jam dan sembilan menit, Sharapova meraih kemenangan 6-4.
 
“Saya jelas bermain kaku hari ini. Ini merupakan salah satu pertandingan, yang mana anda akan sangat senang bisa lolos ke babak selanjutnya,” ungkap petenis cantik asal Rusia itu, sebagaimana diberitakan Reuters.
 
Di pertandingan lainnya, Victoria Azarenka berhasil melaju dengan mudah ke babak 16 besar WTA Tokyo. Menghadapi Tamira PAszek, petenis peringkat satu putri itu hanya membutuhkan waktu 63 menit untuk menang 6-1 6-1.
(hmr)

Monday, September 24, 2012

Demi Grand Slam, Ivanovic Tampil Serius

Ana Ivanovic. (Foto: Daylife)
Ana Ivanovic. (Foto: Daylife)

TOKYO - Petenis Serbia, Ana Ivanovic tidak main-main dalam menghadapi turnamen Toray Pan Pacific Open 2012. Menurutnya, ia masih memiliki hasrat kuat untuk terus memperbaiki peringkatnya di posisi 12 dunia dan merah kembali trofi Grand Slam.

Ivanovic berhasil melaju ke babak kedua Pan Pacific Open usai menundukkan petenis asal Republik Ceska, Andrea Hlavackova. Berikutnya, mantan petenis No.1 dunia itu akan berhadapan dengan petenis peringkat 36 dunia, Urszula Radwanska.

“Itulah satu-satunya alasan kenapa saya masih di sini. Saya telah meraih dua mimpi terbesar saya, yaitu memenangi Grand Slam dan menjadi No.1 di dunia,” ujar Ivanovic kepada Reuters, seperti dilansir GMA News, Senin (24/9/2012).

“Tapi, saya yakin kalau saya masih bisa memainkan permainan terbaik dan (kembali) memenangkan Grand Slam. Sebaliknya, jika saya tak yakin, maka saya tak akan ada di sini,” sambung petenis berusia 24 tahun tersebut.

Ivanovic juga bertekad untuk terus meningkatkan kepercayaan diri di setiap pertandingan. Caranya, pengoleksi satu trofi Grand Slam (French Open 2008) harus bisa mengalahkan lawan-lawan tangguh yang akan dihadapinya.  

“Saya perlu berkerja keras untuk mengembalikan kekuatan selama jeda musim, agar bisa sedikit lebih kuat. Tapi, dibutuhkan juga kepercayaan diri. Mengalahkan para pemain top bisa menaikkan rasa percaya diri dan membuatmu lebih yakin,” pungkas Ivanovic. (fit)