Friday, October 12, 2012

Stoner: Absen Tiga Pekan Bukan Liburan, Lho!

Casey Stoner.(foto:Reuters)
Casey Stoner.(foto:Reuters)

MOTEGI – Kendati Casey Stoner sudah mengaspal lagi di sesi latihan perdana pagi tadi, bukan berarti cederanya sudah 100 persen pulih. Sedari tiga seri lalu hingga kini, Stoner hanya fokus memulihkan diri, bahkan sedikit liburan pun tidak.
 
Rider Honda Repsol itu dihantam cedera engkel ketika tertimpa insiden di kualifikasi seri Indy, medio Agustus silam. Meski sempat beraksi di sesi lomba dan finis keempat, akhirnya sang juara bertahan mesti naik meja operasi.
 
“Semua orang menanyakan bagaimana liburan saya di rumah. Tapi saya katakan, saya sama sekali tidak liburan. Saya hanya terbaring dan tak bisa melakukan apa-apa. Anda harus menggunakan tongkat jika ingin kemana-mana,” bebernya, seperti disitat Crash, Jumat (12/10/2012).
 
Kalaupun sudah bisa berjalan normal, Stoner hanya bisa memulihkan fisiknya sedikit demi sedikit, sembari menjajal kembali balapan V8, untuk sekedar menghilangkan dahaganya untuk mengaspal. Selama absen, Stoner juga mengaku selalu mengikuti update terbaru MotoGP.
 
“Saya menyaksikan balapan di Misano. Kalau di Brno, saya sempat tertinggal tapi akhirnya tahu hasilnya. Untuk seri Aragon, saya tak bisa melihatnya di televisi karena masalah teknis. Yang saya dengar hanya kecelakaan yang dialami Nicky (Hayden) dan beberapa cuplikan setelahnya,” tuntas Stoner.
 
(fit)

Wednesday, October 10, 2012

Hamilton Tekad Menang di Korea

Lewis Hamilton. (Foto: Reuters)
Lewis Hamilton. (Foto: Reuters)

WOKING – Lewis Hamilton belum sepenuhnya menyerah untuk mendapatkan gelar juara Formula One (F1). Hamilton berusaha memangkas ketinggalan dengan meraih kemenangan di Grand Prix Korea.
 
Pembalap McLaren itu memang menurun. Setelah tidak finis di Grand Prix Singapura, Hamilton kembali hanya mampu berada di peringkat kelima Grand Prix Jepang. Kendati demikian, juara dunia 2008 itu percaya diri bisa meraih kemenangan di Sirkuit Yeongam.
 
“Mobil yang saya kendarai di Jepang terasa sangat hebat dan saya yakin kami akan memulai balapan di Korea, dengan paket yang sangat tangguh,” ujar Hamilton, seperti dikutip dari Crash, Rabu (10/10/2012).
 
Hamilton penasaran balapan di Sirkuit Yeongam. Dua kali pembalap asal Inggris ini hanya mampu finis sebagai runner up. Untuk tahun ini, Hamilton berharap bisa meraih kemenangan pertama di Grand Prix Korea.
 
“Saya mampu berada di pole position tahun lalu. Itu merupakan momen yang luar biasa buat saya. Saya berusaha keras untuk merebut posisi itu dan saya mampu mengeluarkan performa terbaik dari mobil,” jelasnya.
 
“Saya rasa kami memiliki potensi untuk memenangkan dua balapan sebelumnya di Korea. Kami mendapatkan momentum lagi, jadi saya bertekad meraih kemenangan di Korea,” tandas pembalap 27 tahun itu.
(hmr)

Sunday, October 7, 2012

Kalahkan Tsonga, Djokovic Rebut Gelar Ketiga

Novak Djokovic mencium trofi China Open. (Foto: Reuters)
Novak Djokovic mencium trofi China Open. (Foto: Reuters)

BEIJING - Petenis No. 2 dunia asal Serbia, Novak Djokovic berhasil menjuarai ajang China Open untuk ketiga kalinya. Pada turnamen kali ini, pengoleksi lima gelar Grand Slam itu mengalahkan wakil Prancis, Jo-WIlfried Tsonga di partai puncak.
 
Pada pertandingan yang berlangsung di Olympic Green Tennis Center, Minggu (7/10/2012) tersebut, Djokovic sempat mendapat perlawanan ketat dari Tsonga, sebelum akhirnya berhasil membungkus kemenangan melalui dua set langsung.
 
Pada set pertama, pertarungan ketat terjadi di antara kedua petenis papan atas tersebut. Sempat unggul 4-1, ia sempat kewalahan meladeni perlawanan sengit yang ditampilkan Tsonga. Namun, pada akhirnya petenis 25 tahun tersebut berhasil menang 7-6.
 
Memasuki set kedua, Djokovic tampil semakin percaya diri. Bahkan, mantan petenis No.1 dunia itu tidak begitu banyak mengeluarkan keringat hingga akhirnya mentup pertandingan dengan kedudukan akhir 6-2.
 
Sementara itu, pada turnamen yang sama, akan berlangsung pertandingan final tunggal putri antara petenis No.1 dunia asal Belarusia, Victoria Azarenka dan petenis No.2 dunia asal Rusia, Maria Sharapova. Pertarungan dipastikan berlangsung sengit, mengingat sebelumnya, baik Azarenka maupun Sharapova belum pernah meraih titel tersebut. (fit)

Saturday, October 6, 2012

Vettel: Kualifikasi Mulus, Semoga Lomba pun Begitu

Sebastian Vettel siap mengulangi prestasi 2009 dan 2010 lalu yang keluar sebagai pemenang GP Jepang/Reuters
Sebastian Vettel siap mengulangi prestasi 2009 dan 2010 lalu yang keluar sebagai pemenang GP Jepang/Reuters

SUZUKA – Sebastian Vettel menyebut kualifikasinya pada GP Jepang berjalan sempurna lantaran berhasil merebut start terdepan. Ini merupakan pole position yang keempat secara berturut-turut di Sirkuit Suzuka.
 
Dalam empat pole tersebut, Vettel keluar sebagai pemenang pada tahun 2009 dan 2010 lalu. Pada tahun lalu, Vettel hanya finis di posisi ketiga.
 
Pembalap Jerman berusia 25 tahun ini berpeluang memperkecil selisihnya di papan klasemen dari Fernando Alonso yang saat ini berjarak 29 angka. Alonso yang masih memimpin klasemen dengan 194 poin hanya akan start dari posisi keenam.
 
Juara dunia termuda sepanjang sejarah F1 di usia 23 tahun ini siap meneruskan momentum bagusnya dua pekan lalu saat berhasil keluar sebagai pemenang balapan malam GP Singapura.
 
“Saya sangat, sangat senang dengan hasil hari ini. Ini tidak buruk!” kata Vettel seperti dikutip dari Autosport.
 
“Saya kira kualifikasi kami berjalan mulus, hampir sempurna. Saya tidak bisa meminta lebih baik dari ini,” ujar Vettel.
 
“Mobil kami fantastis di sini. Saya sempat mengutak-atik settingan semalam dan kini semuanya berjalan baik. Semoga kami mendapat balapan yang sangat baik esok,” tutur Vettel.
 
GP Jepang di Sirkuit Suzuka pada Minggu esok akan digelar mulai pukul 13.00 WIB.
(auz)

Friday, October 5, 2012

Bos Ducati Tak Kaget Rossi Pilih Yamaha

Valentino Rossi. (Foto: Reuters)
Valentino Rossi. (Foto: Reuters)

BOLOGNA - Valentino Rossi telah memutuskan untuk meninggalkan Ducati dan kembali ke pangkuan Yamaha pada musim depan. Bos Ducati, Filippo Preziosi mengatakan kalau ia tak terkejut dengan keputusan tersebut.
 
Selama dua musim membela Ducati, Rossi seakan kehilangan tajinya sebagai pembalap papan atas. Bahkan di musim pertamanya, The Doctor hanya satu kali naik podium dan finis pada peringkat tujuh klasemen akhir. Sedangkan musim ini, ia baru dua kali naik podium, dan tertahan di peringkat enam klasemen sementara.
 
“Saya adalah manajer umum Ducati Corse, tapi saya juga fan Valentino Rossi. Dan, saya pikir, dia mengambil tantangan besar untuk kembali bersama Jorge (Lorenzo). Dari sudut pandang fan, saya senang untuknya,” ujar Preziosi, seperti dilansir MCN, Jumat (5/10/2012).
 
“Saya tahu Valentino berharga buat kami, dan dia selalu tepat saat memberi komentar. Tapi, saya mengerti kalau ini merupakan bagian akhir dari kariernya, dan saya juga mengerti kenapa dia membuat keputusan tersebut. Jadi, ini tidak mengejutkan saya,”sambungnya.
 
Di Yamaha, Rossi akan kembali bersanding dengan Jorge Lorenzo. Sebelumnya, mereka pernah bersama-sama membela Yamaha selama tiga tahun (2008-2010). Kolaborasi keduanya saat itu membuahkan prestasi tiga kali juara dunia (Rossi pada 2008, 2009 dan Lorenzo pada 2010). (fit)

Thursday, October 4, 2012

Hayden, Spies & Edwards Sambut GP Texas

Nicky Hayden.(foto:Reuters)
Nicky Hayden.(foto:Reuters)

AUSTIN – Tiga rider kenamaan Amerika Serikat (AS) di MotoGP, Nicky Hayden, Ben Spies serta Colin Edwards, ramai-ramai menyambut dikonfirmasinya GP Texas yang mulai digelar musim 2013 mendatang.
 
GP Texas akan jadi panggung ketiga MotoGP di negeri adidaya itu setelah Laguna Seca dan Indianapolis. Jadwal mentas para rider MotoGP di Circuit of The Americas pun sudah terbit, yakni 21 April 2013 dan tiketnya, sudah bisa didapatk mulai dua pekan mendatang. Hayden, sang juara dunia musim 2006 itu, mengaku tak sabar mengaspal di sirkuit yang juga menggelar kontes Formula One itu.
 
“Konfirmasi even lain di AS ini kabar baik bagi para pembalap dan fans. Circuit of The Americas akan memberikan kita kesempatan untuk memamerkan basis fans kampung halaman kami lebih dekat lagi,” beber rider Ducati itu.
 
“Apalagi, saya senang membalap di trek yang benar-benar baru dan saya tak sabar untuk memperlihatkan kemampuan saya di sirkuit Austin,” tambahnya sebagaimana dikutip Crash, Kamis (4/10/2012).
 
Sementara Ben Spies yang musim depan takkan lagi menjadi joki Yamaha, tak kalah senangnya dengan Hayden. Spies yang masih akan membalap di MotoGP bersama Pramac Ducati itu mengungkapkan antusiasmenya terhadap tantangan baru di Texas dan kehormatan lain untuk bertarung di kampung halamannya yang lain selain Laguna dan Indy.
 
“Siapa yang takkan senang akan gelaran MotoGP di negara bagian lain AS? Semoga semua teman balapan saya di CMRA, WERA dan AMA serta keluarga, akan datang mendukung saya. Lagi pula, akan lebih mudah bagi saya untuk menuju ke sana (Austin) karena rumah saya sendiri ada di Dallas,” timpal Spies.
 
Adapun si gaek Colin Edwards yang menjadi ujung tombak proyek CRT dari tim NGM Forward, menggarisbawahi bahwa gelaran ketiga di AS ini, akan mengembangkan daya tarik MotoGP di negeri Paman Sam, setelah sempat dirajai Superbike, Indy Car dan tentunya NASCAR.
 
“Menambah satu seri di AS merupakan pernyataan langsung bahwa MotoGP berusaha untuk meluaskan pengaruhnya di daratan Amerika,” papar Edwards turut menyambut.
 
“Memang cara terbaik untuk mengembangkan olahraga ini adalah dengan menambah event balapan. Selama ini, event yang ada sudah digelar di pantai Timur dan Barat, kini ada satu lagi di bagian Tengah Amerika. GP Texas akan jadi peluang sempurna untuk para fans melihat aksi kami,” tutup rider berjuluk Texas Tornado itu.
 
 
(fit)

Wednesday, October 3, 2012

Tim Voli Duduk Riau Target 2 Emas

PEKANBARU – Voli duduk merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dalam Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XIV/2012 di Pekanbaru,Riau. Tuan rumah menyatakan menargetkan 2 medali emas dalam cabang olagraga yang baru pertama digelar di Paparnas itu.
 
Untuk mendulang prestasi yang bmaksimal itu, tim voli duduk putra maupun putri Riau sudah melakukan latihan selama 2 beluam terakhir.
 
"Untuk Peparnas ini tim kita menargetkan dua emas. Yakni satu nomor dari voli putra dan putri," kata Kepala pelatih voli duduk Paralimpic Riau, Indra.
 
Dalam cabor yang akan diikuti 33 propinsi ini, voli duduk Riau akan menurunkan 19 pemain terbaiknya. Yakni 10 atlet putra dan 9 putri.
 
"Untuk mendapat hasil yang maksimal, tim kita berlatih 4 jam dalam satu hari," tukas Indra. Dalam Peparrnas XIV pada 7 Oktober mendatang, akan mempertandingkan 11 cabor.
(hmr)