Sunday, November 11, 2012

Hulkenberg Menuju Ferrari untuk 2014?

Nico Hulkenberg (Foto: Daylife)
Nico Hulkenberg (Foto: Daylife)

BERLIN – Nico Hulkenberg kemungkinan besar tak akan memperpanjang kontraknya bersama Force India yang akan habis pada akhir musim ini. Ferrari menjadi tim yang didesas-desuskan bakal memakai jasa pembalap berkebangsaan Jerman ini.
 
Namun, pintu Ferrari baru terbuka pada tahun 2014, karena tim Kuda Jingkrak baru memperpanjang kontrak Felipe Massa untuk satu tahun. Laporan media Jerman mengatakan, Sauber akan dijadikan batu loncatan Hulkenberg selama satu musim sebelum memperkuat Ferrari.
 
Sebelum Ferrari memperpanjang kontrak Massa, Hulkenberg memang santer diberitakan menjadi pilihan utama sebagai pendamping Fernando Alonso di kokpit tim yang bermarkas di Maranello itu. Dengan kontrak Massa yang masih setahun lagi, Hulkenberg harus bersabar dengan berada di kursi balap Sauber dan menunggu hingga akhir tahun 2013.
 
"Saya tidak dapat memberitahu Anda di mana saya pergi pada tahun 2014," ujar Hulkenberg, seperti dilansir Auto Bild Motorsport, Minggu (11/11/2012). "Formula One adalah bisnis yang bergerak cepat," lanjutnya.
 
Namun, pembalap berusia 25 tahun ini mengakui bahwa dia memiliki keinginan bergabung dengan tim yang memiliki potensi meraih podium, bahkan punya peluang menjadi juara dunia.
 
"Dalam jangka panjang, saya ingin membalap untuk meraih podium dan memenangi race demi menjadi juara dunia,” ungkap mantan driver Williams ini.
 
"Tim yang mana sudah memiliki prestasi-prestasi di Formula One, dan berprospek untuk finis di barisan depan,” pungkasnya.
 
(win)

Saturday, November 10, 2012

Start di Belakang Pedrosa, Lorenzo Tetap Puas

Jorge Lorenzo (Foto: Reuters)
Jorge Lorenzo (Foto: Reuters)

VALENCIA – Rider Yamaha, Jorge Lorenzo, mengakui, dirinya tidak terkejut dengan kecepatan yang ditunjukkan pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa dalam sesi kualifikasi Grand Prix Valencia, kemarin.
 
Kendati Lorenzo mengharapkan bisa memulai lomba dari urutan pertama, tapi pembalap berusia 25 tahun ini merasa puas dengan upaya yang telah dilakukannya demi mengamankan posisi terdepan, meski akhirnya posisi itu menjadi milik Pedrosa.
 
"Saya mencoba untuk mendapatkan pole pada lap terakhir saya, dengan ban lunak, tapi saya tidak bisa melakukannya," jelas Lorenzo, seperti dilansir Autosport, Minggu (11/11/2012). "Saya tidak berharap Dani (Pedrosa) yang melakukannya,” lanjutnya.
 
"Dia sangat cepat di sini, tidak hanya dalam trek kering, tapi tampaknya juga di trek basah," jelas rider berkebangsaan Spanyol ini.
 
Lorenzo masih menyatakan dirinya puas dengan start di urutan kedua, dan meramalkan pertarungan sengit pada balapan yang digelar hari ini (11/11/2012) demi meraih kemenangan di akhir tahun 2012.
 
"Tampaknya seperti itu (pertarungan sengit). Posisi kedua baik untuk saya dan yang penting adalah masih ada banyak lap yang akan dilalui, jadi mungkin nanti ceritanya berbeda,” pungkasnya.
 
(win)

Friday, November 9, 2012

Daud Menang Angka atas Singa Tua

Daud Yordan (foto: Indra/okezone)
Daud Yordan (foto: Indra/okezone)

SINGAPURA – Daud Yordan sukses mempertahankan gelar kelas bulu (57,1 kg) versi IBO, setelah sukses mengalahkan Choi Tseveenpurev dengan menang angka, 117-111, 119-110, 118-110, yang berlangsung di Marina Bay Sands, Jumat (9/11/2012).
 
Pada awal pertandingan, Daud sempat kewalahan menghadapi pukulan-pukulan dari lawannya yang telah berusia 41 tahun. Bahkan Daud nyaris tidak memberikan pukulan balik, karena berusaha mengamankan fondasi pertahanannya.
 
Pada ronde keenam Choi yang balik menekan, bahkan beberapa kali pukulan dari Daud membuat petinju berjuluk Singa Tua itu goyah. Memasuki ronde ketujuh, Choi nyaris terjatuh akibat pukulannya gagal mendarat ke muka Daud.
 
Mencapai ronde ke-12, Daud sukses melontarkan beberapa pukulan yang masuk dalam hitungan. Akhirnya setelah 12 ronde berakhir, Daud yang tersenyum tampaknya yakin bahwa kemenangan bakal diraihnya.
 
Hingga akhirnya, juri memutuskan The Stone yang menang dalam pertarungan kali ini dengan menang angka 117-111, 119-110, 118-110. Dengan begitu, Daud sukses mempertahankan gelar milikinya , petinju yang akrab disapa Cino ini telah meraih kemenangan ke-30 yang di antaranya 23 menang KO.
 
(fir)

Thursday, November 8, 2012

Wladimir Punya Pelatih Baru

Wladimir Klitschko. (Foto: Reuters)
Wladimir Klitschko. (Foto: Reuters)

BERLIN – Wladimir Klitschko tidak perlu terlalu lama untuk mencari pelatih baru. Juara kelas berat itu memilih Jonathon Banks sebagai pelatih baru untuk menggantikan Emanuel Steward.
 
Banks mulai melatih petinju asal Ukraina itu ketika dia mempertahankan gelar juara kelas berat versi WBA, IBF dan WBO melawan petinju tak terkalahkan Pole Mariusz Wach di Hamburg, Sabtu mendatang.
 
Bulan lalu, Steward meninggal dunia setelah bertarung melawan kanker dan mantan asistennya Banks sudah menjadi pelatih Wladimir sejak September yang lalu. Banks memiliki usia enam tahun lebih muda dari Wladimir.
 
Banks juga masih aktif sebagai seorang petinju kelas berat, tapi Wladimir mengaku membuat keputusan yang sangat tepat. “Sejak awal saya sudah tahu akan memilih Jonathan Banks,” kata Wladimir, dikutip dari Sky Sports.
 
“Dia orang yang belajar banyak dari Emanuel Steward. Saya bertemu Banks di hari saya bertemu Emanuel Steward sembilan tahun lalu. Tentu dia bukan Steward, tapi dia Banks dan semua orang memiliki cara tersendiri. Mengingat berbagai hal, pelatihan ini berjalan dengan baik,” sambungnya.
 
Banks memiliki rekor kemenangan 30 kali dari 32 pertarungan profesional. Selanjutnya, dia dijadwalkan bertemu dengan Seth Mitchel di Atlantic City, 17 November mendatang. Banks mengaku tidak mendapatkan tekanan melatih Wladimir.
 
“Ini merupakan situasi yang luar biasa buat kami berdua, tapi saya tidak merasa dalam tekanan. Ini bukan saya melatih seorang pria untuk turnamen golf. Saya melatih dengan seorang petinju dan saya juga memiliki jadwal bertarung,” tandasnya.
(hmr)

Saturday, November 3, 2012

Schumi Bicara Persaingan Alonso-Vettel

Fernando Alonso Diaz & Sebastian Vettel (Foto: Reuters)
Fernando Alonso Diaz & Sebastian Vettel (Foto: Reuters)

YAS MARINA – Sebagai pemilik tujuh kali gelar dunia dan sudah melegenda, tentu dirasa tepat untuk menagih pendapat dari Michael Schumacher, terkait perebutan gelar musim ini yang kuat diperebutkan Fernando Alonso dan Sebastian Vettel.
 
Di penghujung musim ini ketika seri tinggal menyisakan tiga lagi (termasuk Abu Dhabi pekan ini), persaingan kian ketat antara dua driver dari Ferrari dan Red Bull itu. Sebelumnya, Alonso sempat memuncaki klasemen dalam waktu yang lama. Tapi di GP Korea beberapa waktu lalu, Vettel sukses mengkudeta Vettel dan kini, keduanya hanya berjarak 13 poin.
 
“Saya rasa, ketatnya persaingan tak berbeda dari awal musim. Anda pastinya selalu fokus 100 persen di tiap seri dan mencoba menang di tiap balapan,” papar Schumi, sapaan Schumacher.
 
Di detik-detik penutupan tirai panggung Formula One, Schumi memprediksi bahwa yang akan menang adalah yang paling berani ambil risiko. Menargetkan kemenangan dan meraup 25 poin maksimal, akan jadi bonus dari tekad dan nyali.
 
“Tiap pembalap tentu menginginkan poin optimal dan kadang, finis kedua bisa jadi hasil optimal. Atau anda bisa coba lebih berani dan ambil risiko untuk finis pertama. Jadi, siapapun harus memutuskan untuk bermain aman dengan 18 poin (runner-up) atau nekat untuk 25 poin yang lebih berisiko,” lanjutnya, seperti dinukil GulfNews, Sabtu (3/11/2012).
 
“Hal itulah yang akan kita lihat hari Minggu nanti (sesi lomba GP Abu Dhabi). Seb (sapaan Vettel) yang punya keunggulan poin, mungkin akan lebih berhati-hati ketimbang Fernando. Sementara Fernando akan lebih agresif,” tukas legenda hidup yang akan pensiun untuk kedua kalinya, akhir musim ini.
(raw)

Friday, November 2, 2012

Indonesia Pastikan Satu Gelar

CHIBA – Pemain muda bulutangkis Indonesia memastikan satu gelar juara di World Junior Championship. Pada ganda campuran mempertemukan all Indonesian final.
 
Dalam pertandingan di Chiba Port Arena, Jumat (2/11/2012), Alfian Eko/Shela Devi menjadi wakil Indonesia pertama yang berhasil lolos ke babak final. Tiket diraih setelah Alfian/Shela mengalahkan Yilu Wang/Huang Yaqiong di babak semifinal
 
Duel sengit terjadi ketika Alfian/Shela bertemu dengan wakil China, Wang/Yangqiong. Akhirnya, tiket berhasil diraih ganda Indonesia ini lewat kemenangan yang sangat ketat 12-21 21-19 21-12.
 
Pada partai semifinal lainnya, juga mempertemukan Indonesia melawan China. Edi Subaktiar/Melati Daeva berhadapan dengan Liu Yuchen/Qingchen Chen. Seperti halnya pertandingan Alfian Shela, Edi/Melati juga tidak mudah melawan musuhnya.
 
Edi/Melati, yang menempati unggulan kedua ini sempat menelan kekalahan pada game pertama dengan skor 21-12. Kendati demikian, Edi/Melati mampu bangkit dan menyamakan kedudukan, setelah pada game kedua menang dengan skor 21-19.
 
Kemenangan ini menambah semangat pasangan Indonesia ini. Akhirnya, Edi/Melati berhasil menembus partai puncak setelah menyudahi perlawanan ganda campuran asal China itu dengan skor 21-12.
(hmr)

Thursday, November 1, 2012

Lorenzo Sempat Digoda Honda

Jorge Lorenzo hampir pindah ke Repsol Honda dan jadi rekan setim Dani Pedrosa/Getty Images
Jorge Lorenzo hampir pindah ke Repsol Honda dan jadi rekan setim Dani Pedrosa/Getty Images

VALENCIA – Spekulasi Jorge Lorenzo akan merapat ke Honda yang berhembus beberapa waktu lalu ternyata bukan isapan jempol. Lorenzo memang sempat ditawari untuk bergabung dengan rival berat Yamaha itu.
 
Seperti diketahui, pada Mei lalu dalam konferensi pers jelang MotoGP Prancis, Stoner secara mengejutkan memutuskan untuk gantung helm. Padahal, Stoner terhitung masih dalam usia emas pembalap, 27 tahun. Bosan, deraan penyakit, dan keluarga jadi latar belakang keputusannya itu.
 
Lorenzo mengungkapkan tawaran dari pabrikan raksasa tersebut sempat membuatnya tidak nyaman. Pembalap yang baru saja menjadi juara dunia untuk kedua kalinya ini bahkan sempat tergoda.
 
Bayangan membalap motor lain di arena MotoGP betul-betul membuatnya bimbang. Namun, Lorenzo akhirnya mengikuti kata hatinya dan memutuskan untuk bertahan di Yamaha.
 
“Godaan untuk membalap bagi motor lain sangat besar,” kata Lorenzo seperti dikutip dari Marca.
 
“Begitu pula godaan untuk membuktikan loyalitas kepada tim yang menaruh kepercayaan begitu besar pada saya,” kata Lorenzo.
 
“Maka saya ikuti kata hati dan memutuskan untuk bertahan,” kata Lorenzo.
(auz)