Thursday, July 5, 2012

Dukungan untuk Maria Terus Berdatangan

Maria De Villota. (Foto: Getty Images)
Maria De Villota. (Foto: Getty Images)

CAMBRIDGE – Dukungan tak henti-hentinya diberikan kepada test driver tim Marussia, Maria de Villota, yang mengalami kecelakaan pada Selasa (3/7) lalu. Dua pembalap Formula One (F1) dari tim Ferrari Felipe Massa dan Fernando Alonso menyuarakan dukungannya melalui jejaring sosial Twitter.
 
Sebagaimana diketahui, Maria de Villota menabrak truk saat mengemudikan mobil MR-01 milik tim Marussia. Akibat kecelakaan itu, Maria mengalami cedera serius di bagian kepala dan wajah. Bahkan, ia harus kehilangan mata kanannya.
 
“Saya berdoa kepada Tuhan agar menolongnya saat ini. Jangan menyerah Maria, dan berpikir positif! Seperti yang saya lakukan setelah mengalami kecelakaan,” tulis Massa dalam akun resmi Twitternya, seperti dilansir Independent.co.uk, Kamis (5/7/2012).
 
Sementara itu, Alonso berharap Maria tidak putus asa.“Dukungan penuh diberikan kepada rekan saya, Maria De Villota. (Kami) ingin memberimu energi yang ada di dunia ini. Kami semua selalu ada di dekatmu!” tulis Alonso dalam akun resmi Twitternya.
 
Pembalap F1 dari tim Caterham-Renault Heikki Kovalainen juga turut memberikan dukungannya kepada Maria. Meskipun luka yang dialami Maria cukup parah, Kovalainen yakin Maria bisa segera pulih.
 
“Hal terpenting adalah dia masih hidup. Itu merupakan kecelakaan yang mengerikan, sungguh buruk, tapi, sebenarnya itu bisa menjadi lebih buruk. Saat ini, keadaan sulit tapi kita harus mencoba untuk selalu berpikir positif,” ujar Kovalainen.
 
“Saya yakin, dia akan segera melewati semua ini dan saya yakin dia akan mendapat dukungan dari keluarga Formula One. Dunia Formula One cukup sensitif memberi perhatian kepada insiden ini. Semua pembalap saling berlomba, tapi tak ada satupun yang berharap terjadinya hal seperti itu,” sambungnya.
(fit)

Dukungan untuk Maria Terus Berdatangan

Maria De Villota. (Foto: Getty Images)
Maria De Villota. (Foto: Getty Images)

CAMBRIDGE – Dukungan tak henti-hentinya diberikan kepada test driver tim Marussia, Maria de Villota, yang mengalami kecelakaan pada Selasa (3/7) lalu. Dua pembalap Formula One (F1) dari tim Ferrari Felipe Massa dan Fernando Alonso menyuarakan dukungannya melalui jejaring sosial Twitter.
 
Sebagaimana diketahui, Maria de Villota menabrak truk saat mengemudikan mobil MR-01 milik tim Marussia. Akibat kecelakaan itu, Maria mengalami cedera serius di bagian kepala dan wajah. Bahkan, ia harus kehilangan mata kanannya.
 
“Saya berdoa kepada Tuhan agar menolongnya saat ini. Jangan menyerah Maria, dan berpikir positif! Seperti yang saya lakukan setelah mengalami kecelakaan,” tulis Massa dalam akun resmi Twitternya, seperti dilansir Independent.co.uk, Kamis (5/7/2012).
 
Sementara itu, Alonso berharap Maria tidak putus asa.“Dukungan penuh diberikan kepada rekan saya, Maria De Villota. (Kami) ingin memberimu energi yang ada di dunia ini. Kami semua selalu ada di dekatmu!” tulis Alonso dalam akun resmi Twitternya.
 
Pembalap F1 dari tim Caterham-Renault Heikki Kovalainen juga turut memberikan dukungannya kepada Maria. Meskipun luka yang dialami Maria cukup parah, Kovalainen yakin Maria bisa segera pulih.
 
“Hal terpenting adalah dia masih hidup. Itu merupakan kecelakaan yang mengerikan, sungguh buruk, tapi, sebenarnya itu bisa menjadi lebih buruk. Saat ini, keadaan sulit tapi kita harus mencoba untuk selalu berpikir positif,” ujar Kovalainen.
 
“Saya yakin, dia akan segera melewati semua ini dan saya yakin dia akan mendapat dukungan dari keluarga Formula One. Dunia Formula One cukup sensitif memberi perhatian kepada insiden ini. Semua pembalap saling berlomba, tapi tak ada satupun yang berharap terjadinya hal seperti itu,” sambungnya.
(fit)

Kemenpora Selenggarakan Training Jurnalisme Online

Andy Mallaranggeng (Foto: Dok.Okezone)
Andy Mallaranggeng (Foto: Dok.Okezone)

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng menyambut baik kegiatan Bimbingan Teknis Jurnalisme Online dan Teknologi Informasi yang diadakan Kementrian Pemuda dan Olahraga. Dirinya berharap hal ini bisa meningkatkan sinergi di internal Kemenpora serta dengan organisasi-organisasi yang dibawahi Kemenpora.

Bimbingan teknis tersebut ditujukan untuk Penurus Pusat Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Pengurus Besar PB cabang olahraga di Indonesia. Sudah ada 30 PB, mulai dari PSSI, PBSI, PBVSI, IPSI, PERSANI, dan yang lainnya yang memastikan ikut. Sementara dari OKP ada 31 peserta, diantaranya Pemuda Pancasila, KNPI Papua, Pemuda Panca Marga.

“Kami dengan segala keterbatasan ini hanya mampu mengantarkan mereka ke dalam bentuk bimbingan teknis ini, forum untuk mengantarkan mereka. Kalau para OKP mampu, mereka akan dewasa dan transparan,” ujar Sekretaris Kemenpora, Dra. Yuli Mumpuni, dalam acara pembukaan di wisma Menpora, Kamis (5/7/2012).

Menpora Andi Mallaranggeng memiliki harapan tersendiri dengan terselenggaranya acara tersebut. Pasalnya acara ini bisa memberikan ilmu baru bagi OKP dan PB dalam membuat website yang nantinya bisa disinergikan dengan website Kemenpora, yakni www.kemenpora.co.id, sehingga membuka informasi yang luas bagi masyarakat.

“Harapan kita dengan adanya kegiatan ini maka kita bisa meningkatkan lagi sinergi, pertama portal itu harus dikembangkan lagi, kedua OKP dan PB bisa mengembangkan website masing-masing untuk memberikan informasi dan pelayanan kepada masyarakat dan stakeholdernya masing-masing, yang kemudian nanti di link (hubungkan) dengan portal Kemenpora sehingga bisa terjadi sinergi ‘one stop shopping’ misalnya untuk informasi tentang kepemudaan dan keolahragaan bersama-sama dengan Kemenpora itu sendiri,” papar Menpora

“Kegiatan ini sangat berguna sekali supaya kita lebih bersinergi lagi dan memanfaatkan teknologi internet ini untuk informasi, pelayanan maupun berbagai macam kegiatan-kegiatan di Kemenpora maupun di organisasi kepemudaan dan organisasi olahraga,” tambahnya.

Sekretaris Kemenpora, Dra. Yuli Mumpuni menjelaskan bahwa dalam bimbingan tiga hari ini para OKP dan PB akan mendapat kurikulum mengenai pelajaran mendesain website online. Kegiatan ini juga sebagai bentuk dorongan bagi OKP dan PB untuk mengembangkan organisasinya dengan lebih transparan.

“Kegiatan ini adalah yang pertama kali, OKP jumlahnya ribuan dan yang sekarang kami ikut ada 31, harus realistis dan menyesuaikan juga dengan alokasi anggaran kami. Mudah2an ini berseri sampai semua OKP bisa mengikuti. Ini adalah trigger (pemicu) bagi mereka biar mereka lebih siap juga,” papar Yuni.
 
(seb)

Pemaparan Menpora Soal Olimpiade & PON Riau

Andy Mallaranggeng (Foto: Dok.Okezone)
Andy Mallaranggeng (Foto: Dok.Okezone)

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, memaparkan bahwa persiapan Indonesia dalam menatap Olimpiade berjalan dengan baik. Beliau juga mengaku masih mencari solusi terkait belum selesainya pembangunan venue-venue untuk PON XVIII di Riau.

Olimpiade adalah ajang kompetisi turnamen multicabang terbesar dan paling bergengsi di dunia, dan akan diselenggarakan di London pada pertengahan Juli nanti. Indonesia juga akan mengikuti Olimpiade dan Menpora memaparkan kini sudah ada 21 atlet Indonesia dari 11 cabang olahraga yang sudah pasti diberangkatkan.

“Kalau persiapan Olimpiade berjalan terus dengan baik, sudah 21 atlet (yang pasti diberangkatkan) dan sekarang persiapan-persiapan sudah berjalan jadi tinggal pemberangkatan yang bertahap,” ujar Andy Mallaranggeng di Wisma Menpora, Kamis (5/7/2012).

Pria asal Sulawesi Selatan itu juga memaparkan tidak ada penambahan atlet.“Kalau 21 itu sudah final, karena semua yang kualifikasi sudah selesai,” imbuhnya.

Menpora Andi Mallaranggeng juga mengaku masih mencari solusi untuk venue-venue untuk PON Riau XVIII yang masih belum terselesaikan pembangunannya. Masih ada tujuh venue yang masih belum siap untuk digunakan pada pentas olahraga nasional tersebut.

“Ada tujuh venue yang masih ada kelambatan-kelambatan, tetapi bisa kita carikan solusi untuk venue-venue lain kalau tidak selesai, tetapi di lain pihak kita mendorong melalui menteri dalam negeri untuk di pembahasan APBD segera bisa dilaksanakan. Kalau pembahasan APBD bisa segera dilaksanakan maka bisa segera ada funding untuk proyek tender-tender tersebut bisa terus berlanjut,” paparnya.

“Harapan kita dari tujuh venue tersebut bisa selesai, karena ada beberapa yang sudah tinggal beberapa persen lagi, ada yang sudah tinggal 20 persen lagi. Harapan kita bisa selesai semua, tetapi kalau tidak bisa dicarikan venue lain. yang jelas penyelenggaraan dari KONI sendiri tidak akan ada kemunduran,” pungkasnya.
 
(seb)

Wednesday, July 4, 2012

Murray Tantang Tsonga di Semifinal

Andy Murray meluapkan kegembiraan. (Foto: Getty Images)
Andy Murray meluapkan kegembiraan. (Foto: Getty Images)

WIMBLEDON – Petenis asal Britania Raya Andy Murray akan menantang petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga pada semifinal Turnamen Grand Slam Wimbledon 2012. Murray lolos berkat kemenangannya atas David Ferrer, sedangkan Tsonga menyingkirkan Philipp Kohlschreiber.

Murray, yang selalu masuk semifinal pada turnamen Wimbledon dalam tiga tahun terakhir, harus bersusah payah mengalahkan Ferrer sebelum memastikan diri lolos ke semifinal tahun ini. Sempat kalah pada set pertama dengan 6-7, Murray akhirnya mengakhiri perlawanan Ferrer pada tiga set berikutnya dengan 7-6, 6-4, dan 7-6.

Sementara itu, Tsonga pun harus melewati pertandingan yang cukup ketat melawan Kohlschreiber sebelum akhirnya lolos ke semifinal. Petenis peringkat enam dunia itu dipaksa bermain empat set, 7-6, 4-6, 7-6, dan 6-2.

Meski Murray dan Tsonga sudah lebih dari satu kali mencapai semifinal Wimbledon, mereka belum pernah sekalipun melaju ke final. Maka, pada tahun ini, salah satu dari keduanya dipastikan akan mencicipi partai puncak Wimbledon untuk pertama kalinya.

Sementara itu, pada semifinal lainnya, akan berlangsung big match antara juara bertahan Wimbledon Novak Djokovic kontra sang juara enam kali Wimbledon, Roger Federer. Maka, setelah melewati semifinal, Murray ataupun Tsonga dipastikan akan bertemu hadangan terjal di partai puncak.
(fit)

Horner: Vettel Tidak Akan ke Ferrari

Sebastian Vettel (foto: Getty Images)
Sebastian Vettel (foto: Getty Images)

MILTON KEYNES – Bos Red Bull, Christian Horner, menanggapi dengan tenang isu kepindahan Sebastian Vettel ke Ferrari. Dengan yakin, Horner memastikan bahwa pembalap andalannya tidak akan hengkang dari timnya.

Vettel juara dunia dua kali berturut-turut dalam dua tahun belakangan ini diisukan bakal bergabung ke Ferrari pada musim kompetisi Formula One (F1) tahun 2014. Horner pun telah berbicara dengan Vettel mengenai hal ini.

“Saya telah berbicara dengan Sebastian (Vettel) tentang itu (isu kepindahan) dan dia membuat keputusan dan dia tidak banyak bicara. Dia juga bilang belum menandatangani apapun dengan Ferrari,” ujar Horner, seperti disitat Auto Sports, Rabu (4/7/2012).

“Sebastian sangat nyaman di tim. Begitupun dengan tim, mereka begitu nyaman dengan Sebastian. Saya tidak berpikir Ferrari harus memilikinya. Dia sangat bahagia di manapun dia berada,” sambungnya.

Vettel telah bergabung dengan Red Bull sejak empat tahun lalu. Dia telah mengemas 22 kali juara dan meraih 33 kali pole position. Sebelum bergabung ke tim yang berlogo banteng merah itu, Vettel juga pernah memperkuat tim Scuderia Toro Rosso dan BMW Sauber di awal masuk sebagai pembalap F1.
(fit)

Massa: Hasil di Silverstone Sulit Diprediksi

Felipe Massa di Sirkuit Valencia. (Foto: Getty Images)
Felipe Massa di Sirkuit Valencia. (Foto: Getty Images)

MARANELLO – Pembalap Formula One (F1) dari tim Ferrari, Felipe Massa, mengatakan bahwa ketatnya kompetisi musim ini akan berlanjut pada GP Inggris, Minggu (8/7) mendatang. Menurut pembalap asal Brasil tersebut, hasil lomba yang akan berlangsung di Sirkuit Silverstone itu akan sulit untuk diprediksi.
 
Sebagaimana diketahui, pada tujuh seri awal musim ini, F1 selalu menghasilkan juara yang berbeda. Namun, pada GP Eropa di Sirkuit Valencia lalu, Fernando Alonso akhirnya menjadi pembalap pertama yang memenangi lomba sebanyak dua kali.
 
“Sulit untuk mengetahui gambaran yang jelas sekompetitif apa lomba nanti,” ujar Massa, seperti dilansir Ferrari.com, Rabu (4/7/2012).
 
“Khususnya tahun ini, kami telah melihat beberapa hasil lomba yang sebelumnya tidak kami perkirakan. Silverstone merupakan trek yang sangat berbeda dari beberapa seri sebelumnya, jadi, kami perlu mempersiapkan segalanya dengan sebaik mungkin,” sambungnya.
 
Kendati demikian, Massa mengatakan kalau Silverstone berbeda dari sirkuit-sirkuit lainnya. Maka, pembalap berusia 31 tahun itu pun berharap ia dan timnya mampu menorehkan hasil baik di Silverstone.
 
“Siapa yang tahu, mungkin (hasil di) Silverstone dapat lebih baik daripada yang kami perkirakan. Tapi, jika Anda melihat kembali lomba di Valencia, hasil pada Q2 menunjukkan bahwa Anda tidak bisa membuat prediksi pada musim ini,” ujar Massa.
 
“Bagaimanapun, kami yakin bahwa mobil kami tidak terlalu buruk pada kecepatan kami dan kami rasa kami harus mencari tahu (lagi) kelebihan yang dimiliki F2012 saat kami melakukan latihan pada Jumat,” pungkasnya.
(fit)