Monday, November 26, 2012

Insiden Vettel Sempat Bikin Newey Putus Asa

Adrian Newey (kiri) bersama Sebastian Vettel. (Foto: Reuters)
Adrian Newey (kiri) bersama Sebastian Vettel. (Foto: Reuters)

SAO PAULO - Pembalap Red Bull, Sebastian Vettel akhirnya keluar sebagai juara Formula One (F1) 2012, setelah finis keenam pada perlombaan seri terakhir di Brasil. Namun, Direktur teknik Red Bull, Adrian Newey mengatakan bahwa ia sempat mengira Vettel gagal juara.
 
Kekhawatiran Newey muncul saat lap pertama, di mana terjadi insiden yang melibatkan beberapa pembalap, termasuk Vettel. Bahkan, setelah bertubrukan, mobil pembalap asal Jerman tersebut sempat berputar hingga berada dalam posisi wrong way.
 
Kendati terdapat beberapa kerusakan pada mobilnya, Vettel tak menyerah. Dari posisi buncit, ia berhasil menyalip lawan-lawannya hingga finis di posisi enam. Hasil tersebut membuatnya tetap unggul tiga poin dari Alonso -yang finis kedua- di klasemen akhir F1.
 
“Jujur, setelah (kejadian) di lap pertama, saya berpikir kalau segalanya berakhir. Saya sangat terkejut melihat apa yang terjadi dengan mobil. Sebastian (lewat radio) berkata kalau dia mungkin tak bisa melanjutkan perlombaan,” ujar Newey, seperti dilansir Crash, Senin (26/11/2012).
 
“Kemudian kami memotret mobil dan melihat kerusakan di mana-mana. Lebih mengkhawatirkan lagi, kondisi knalpot cukup parah. Normalnya, keadaan seperti itu akan menimbulkan api dan semuanya berakhir,” sambungnya.
 
Namun, Newey mengatakan bahwa Vettel masih mungkin untuk mengendarai mobil hingga lap terakhir. “Segala yang bisa kami lakukan adalah membuat knalpot sedingin mungkin. Jelas, hal tersebut sangat mempengaruhi performa, namun tidak sampai mengganggu keseimbangan mobil,” pungkas pria berusia 53 tahun tersebut.
 
Tahun ini merupakan yang ketiga kalinya secara berturut-turut duet engineer-pembalap, Newey dan Vettel berhasil menjuarai F1. Red Bull sendiri memastikan diri menjadi juara konstruktor pada GP Amerika, pekan lalu. Di klasemen akhir, mereka unggul 60 poin dari pesaing terdekat, Ferrari.  
(dit)

Friday, November 23, 2012

Menanti Aksi Nadal di Doha

Rafael Nadal. (Foto: Reuters)
Rafael Nadal. (Foto: Reuters)

DOHA – Setelah cukup lama tidak mengayunkan raket akhirnya Rafael Nadal kembali bermain. Turnamen Qatar Open menjadi even pertama di musim baru ATP yang diikuti olehnya.
 
Diberitakan Sportinglife, Jumat (23/11/2012), Nadal sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti turnamen yang berlangsung 31 Desember mendatang, turnamen pembuka ATP untuk awal tahun.
 
Seperti diketahui, petenis asal Spanyol itu sudah tidak bermain karena cedera lutut sejak Juni yang lalu. Namun mulai pekan ini, Nadal kembali latihan di lapangan untuk menghadapi turnamen tahun 2013 mendatang.
 
Sebelum berlaga di Doha, Nadal kemungkinan akan mengikuti sebuah turnamen pemanasan beberapa saat sebelum even tersebut. Mantan petenis nomor satu dunia itu kemungkinan akan menghadapi Andy Murray atau Janko Tipsarevic, 28 Desember mendatang.
 
Setelah itu, Nadal akan pindah ke Qatar untuk menghadapi turnamen yang dimenangkan oleh David Ferrer tahun lalu itu. Selain Nadal, petenis Richard Gasquet juga sudah mencatumkan namanya ke panitia.
 
Sementara itu tiga kali peraih juara di Doha, Roger Federer memutuskan untuk tidak bermain di turnamen ini. Dia sudah mencoret Doha dari jadwalnya untuk mengurangi kompetisi musim 2013 mendatang.
(hmr)

Thursday, November 22, 2012

Alvent/Kido Rontok di Babak Kedua

Alvent Yulianto gagal ke babak perempat final Hong Kong Super Series/Reuters
Alvent Yulianto gagal ke babak perempat final Hong Kong Super Series/Reuters

KOWLOON – Alvent Yulianto/Markis Kido gagal melangkah ke babak perempatfinal Hong Kong Super Series usai ditaklukan ganda Taiwan Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin. Total, ada lima wakil Indonesia yang gagal di babak kedua dan hanya tiga yang lolos ke delapan besar.

Alvent/Kido kalah straight set dari Lee/Tsai 17-21, 13-21. Pasangan yang baru dipasangkan beberapa bulan ini kalah hanya dalam waktu 21 menit.

Mereka yang lolos ke perempatfinal adalah Adrianti Firdasari yang mengalahkan tunggal putri Jepang Eriko Hirose 21-17, 21-19 dan ganda campuran Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati yang mengalahkan pemain Denmark Mads Pieler Kolding/Kamylia Rytter Juhl 21/15 21/10.

Satu lagi pemain Indonesia yang lolos adalah ganda campuran Riky Widianto/Richi Puspita Dili yang menumbangkan wakil Malaysia Wee Kiong Tan/Yin Loo Lim 21-17, 21-8.

“Kami sudah sering bertemu dan sudah tahu pola permainan masing-masing. Kali ini saya bisa menjaga kecepatan dan serangan saya, sehingga bisa unggul dari lawan,” kata Firda seperti dikutip dari PBSI.

Sementara itu, empat pemain Indonesia lainnya yang tersingkir adalah ganda putra Bona Septano/Alfiat Yuris Wirawan, ganda putri Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris, ganda putra Angga Pratama/Ryan Agung Saputra, dan tunggal putri Belaetrix Manuputi.

Bona/Alfiat kalah dari unggulan kelima asal Jepang Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa 19-21, 16-21 dalam waktu 36 menit. Suci/Della ditaklukan unggulan pertama asal China Thian Qing / Zhao Yunlei 21-23, 18-21 dalam waktu 39 menit. Angga/Ryan ditekuk ganda Korea Selatan Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae 18-21 16-21 dalam waktu 39 menit. Belaetrix ditumbangkan unggulan kedua asal China Li Xuerui 14-21 13-21 hanya dalam waktu 26 menit.
(auz)

Wednesday, November 21, 2012

Taufik & Sony Langsung Terhenti di Babak Pertama

Sony Dwi Kuncoro tersingkir hanya dalam 28 menit di Hong Kong Super Series/Okezone
Sony Dwi Kuncoro tersingkir hanya dalam 28 menit di Hong Kong Super Series/Okezone

HONG KONG – Satu per satu tunggal putra Indonesia berguguran di turnamen Hong Kong Super Series. Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, dan Andre Kurniawan langsung terhenti di babak pertama.

Taufik kalah dari pemain Jepang Takuma Ueda lewat pertarungan tiga set 21-19, 21-23, 16-21. Sony menyerah dari tunggal Denmark Hans-Kristian Vittinghus 10-21, 14-21. Andre Kurniawan ditekuk unggulan kedua asal China Chen Long 10-21 13-21.

“Permainan saya tidak begitu bagus hari ini. Semoga saya bisa tampil lebih baik di Makau nanti,” kata Taufik seperti dikutip dari situs resmi PBSI.

Turnamen Makau yang dimaksud peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 ini adalah Makau Open Grand Prix Gold yang akan berlangsung pada 27 November hingga 2 Desember mendatang.

Kekalahan Sony hanya dalam waktu 28 menit bukan hanya mengejutkan sang pemain tapi juga lawannya. Vittinghus mengaku tak menyangka bisa menang secepat itu.

“Saya benar-benar tak menyangka bisa menang dengan marjin sebesar itu. Dia terlihat frustrasi karena gagal mendapat poin mudah yang seharusnya dia dapatkan,” kata Vittinghus seperti dikutip dari laman Facebook pribadinya.

Tim Merah Putih masih menyisakan dua pemain lagi di nomor tunggal putra. Mereka adalah Dionysius Hayom Rumbaka dan Tommy Sugiarto. Hayom akan melawan Daren Liew dari Malaysia, sementara Tommy akan meladeni pemain tuan rumah Wong Wing Ki. Kedua laga itu akan dilangsungkan malam ini.
(hmr)

Monday, November 19, 2012

Belum Pulih, D'Antoni Tunda Besut Lakers

Mike D'Antoni. (Foto: Reuters)
Mike D'Antoni. (Foto: Reuters)

LOS ANGELES – Mike D'Antoni belum mendampingi Los Angeles Lakers ketika mengalahkan Houston Rockets. D’Antoni memutuskan untuk menunda membesut Lakers karena belum pulih benar dari cedera lututnya.
 
“Saya sangat kecewa, saya ingin sekali berada di bangku cadangan. Setelah berbicara dengan pelatih fisik Gary Vitti, dia meyakinkan saya untuk tidak perlu melakukannya,” ungkap D’Antoni kepada wartawan sebelum pertandingan melawan Rockets.
 
Meski tanpa D’Antoni, Lakers tetap mampu mengalahkan Rockets dengan skor 119-108 di Staples Center. Mantan pelatih New York Knicks ini kemungkinan akan tampil melawan Brooklyn Nets, Selasa mendatang.
 
Juru bicara Lakers John Black mengatakan, kombinasi sakit, kelelahan dan pengobatan yang membuat D’Antoni tidak dapat melatih Lakers, Minggu sore. Pelatih 61 tahun itu juga tidak dapat bergerak dengan bebas di pinggir lapangan.
 
“Masalah utamanya adalah saya tidak memiliki tenaga yang cukup untuk berada di lapangan hingga akhir pertandingan,” jelas pelatih asal Amerika Serikat itu, diberitakan ESPN, Senin (19/11/2012).
 
“Saya sudah mendampingi tim untuk latihan dan itu awal yang bagus, selanjutnya saya akan ada saat Lakers bertanding. Itu bisa saja Selasa atau Rabu, saya tidak tahu tapi Vitti akan mengabarkannya,” tandasnya.
(hmr)

Saturday, November 17, 2012

Lakers: Patung untuk Abdul-Jabbar

Kareem Abdul-Jabbar. (Foto: Reuters)
Kareem Abdul-Jabbar. (Foto: Reuters)

LOS ANGELES – Los Angeles Lakers secara resmi mendirikan patung Kareem Abdul-Jabbar di Staples Center. Jabbar merupakan pemain yang turut membawa Lakers meraih enam kali gelar juara NBA.

Jabbar juga masih menjadi pebasket dengan torehan angka terbanyak 38.387 poin di NBA. Dia mengikuti jejak sejumlah atlet seperti Wayne Gretzky, Earvin 'Magic' Johnson, Jerry West dan petinju Oscar De La Hoya yang patungnya sudah berdiri di Staples Center.

Sejumlah fans histeris begitu Lakers memperkenalkan patung setinggu 16 kaki itu. Patung itu bergambar sosok yang sedang memegang bola basket di tangan, yang sedang mencoba melakukan skyhook, yang menjadi gaya andalan Abdul-Jabbar di masa jayanya,

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada anda semua untuk membantu saya melewati semua ini. Perut saya seperti penuh dengan kupu-kupu,” ungkap Jabbar dengan nada yang gugup, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (17/11/2012).

“Hal seperti ini tidak pernah terjadi selama pertandingan. Itu tidak pernah terjadi selama pertandingan tapi berurusan dengan orang-orang adalah masalah yang berbeda, jadi mudah-mudahan saya akan bisa melewati ini,” sambungnya.

Sejumlah sosok yang dekat dengannya Johnson, West, Pat Riley dan James Worthy turut hadir dalam acara ini. Pebasket yang pernah memperkuat Lakers dari 1975-1989 itu mengucapkan terima kasih kepada mantan rekannya itu.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada anda semua yang sudah hadir untuk berbagi dengan even ini. Ini sangat berarti buat saya. Saya tidak bisa menjabarkan apa. Saya tidak bisa memulai menyampaikan apa artinya,” tandasnya.
(hmr)

Soal Gelar, Alonso Coba Santai

Fernando Alonso. (Foto: Reuters)
Fernando Alonso. (Foto: Reuters)

TEXAS – Fernando Alonso memang masih kalah cepat dengan Sebastian Vettel. Namun, pembalap Ferrari itu mencoba untuk santai menanggapi peluang meraih gelar juara Formula One (F1) musim ini.
 
Dalam sesi latihan pertama di Sirkuit of Amerika, Vettel masih mendominasi sesi latihan pertama dan kedua. Sedangkan Alonso harus puas menempati peringkat ketiga. Dia kalah cepat dari Mark Webber, yang menempati posisi kedua dengan selisih waktu 0.008 detik.
 
“Dua Red Bull menempati pertama dan kedua di sesi latihan, seperti di empat atau lima balapan terakhir. Tidak terkejut; mereka memang tim paling cepat di sana,” ungkap Alonso, diberitakan Sky Sports, Sabtu (17/11/2012).
 
“Red Bull memiliki paket yang cepat, mereka menjadi yang tercepat di latihan pertama dan kedua. Red Bull juga menempati peringkat pertama dan kedua di semua kualifikasi, jika semua berjalan lancar, maka mereka akan menempati peringkat pertama dan kedua di lomba,” sambungnya.
 
Kendati demikian, Alonso tidak akan menyerah. Mantan pembalap Renault dan McLaren ini mengharapkan, mobil Vettel mengalami masalah dalam perlombaan nanti. Jika itu terjadi, Alonso akan mencoba untuk mengambil kesempatan yang ada.
 
“Namun terkadang perlombaan tidak berjalan dengan normal. Kami menaruh tekanan pada lomba Minggu besok, kami akan mengambil kesempatan yang ada, kami akan bertarung hingga habis di lomba nanti,” tegas Alonso.
 
“Red Bull adalah tim yang sangat cepat dan tangguh dalam mengumpulkan angka. Namun, kami akan mencoba mengumpulkan 11 angka lebih banyak dari mereka. Kami masih sangat yakin untuk itu,” tandasnya.
(hmr)